Pasalnya, hal ini
dirasa sangat membanggakan oleh Bu Nonik pemilik dari Yayasan Seribu Kubah itu
sendiri. Yang mana konsep seperti ini baru pertama kali dibuat untuk ikut serta
dalam pawai tersebut. “Selain untuk
memeriahkan HUT RI yang ke 72 juga sebagai rasa syukur terhadap Tuhan atas apa
yang telah saya capai selama ini”, tuturnya. Tidak berpartisipasinya dalam acara
tahun lalu melatarbelakangi yayasan 1000 kubah
untuk tampil pada tahun ini.
Dalam
pembuatanya-pun tidak memerlukan waktu yang cukup lama yakni 2 hari. Sebab
dibuat oleh seluruh karyawan dari roti, karyanan kubah dan karyawan bangunan
yang saling kerjasama dan gotong royong
untuk menciptakan kubah yang dihiasi dengan balutan varian roti yang beraneka
warna dan rasa. Hal ini juga mengingatkan kita pada tema HUT RI 72 yang
berbunyi “Kerja Bersama”. Bu Nonik menjelaskan bahwa dalam bekerja diperlukan kerjasama
dan gotong royong dari berbagai pihak untuk mewujudkan suatu hal. “ kekompakan
untuk meraih suatu impian sangat diperlukan dalam bekerja bersama dan gotong
royong yang kuat untuk mewujudkan sesuai dengan dengan apa yang diharapkan”,
pesannya.